Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

siswa-tidak-mampuTata cara penggunaan dan pertanggungjawaban dana BOS akan diuraikan untuk setiap komponen yang diperbolehkan didanai oleh BOS. Adapun pertanggungjawaban penggunaan dana untuk pembelian/penggandaan buku teks pelajaran juga identik dengan komponen untuk pembelian buku referensi.

1. Pembiayaan seluruh kegiatan dalam rangka Penerimaan Siswa Baru   
􀂾 Digunakan untuk biaya pendaftaran, penggandaan formulir, administrasi pendaftaran dan pendaftaran ulang, termasuk di dalamnya pengeluaran untuk alat tulis, fotocopy, honor/uang lembur, dan konsumsi panitia pendaftaran siswa baru dan pendaftaran ulang siswa lama.
􀂾 Pembayaran honor panitia dikenakan PPh Psl. 21 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan).
􀂾 Pengadaan formulir dan alat tulis dikenakan PPN dan PPh Psl 22 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan). 

2. Pembelian buku referensi untuk dikoleksi di perpustakaan.
􀂾 Dalam pengadaan buku buku referensi untuk dikoleksi di perpustakaan yang harus diperhatikan adalah kualitas buku yang baik dengan harga yang layak dan sistem pembayaran yang dapat dipertanggungjawabkan.
􀂾 Pengadaan buku tersebut tidak dikenakan PPN, tetapi dikenakan PPh Psl. 22 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan).

3. Pembelian buku teks pelajaran untuk dikoleksi di perpustakaan (lihat BAB VI).
􀂾 Dalam pengadaan buku teks pelajaran untuk dikoleksi di perpustakaan harus memperhatikan pada BSE.
􀂾 Pengadaan buku tersebut tidak dikenakan PPN, tetapi dikenakan PPh Psl. 22 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan).

4. Membiayai kegiatan pembelajaran remedial, pembelajaran pengayaan, olah raga, kesenian, karya ilmiah remaja, pramuka, palang merah remaja dan sejenisnya.
􀂾 Dapat digunakan untuk membiayai kegiatan tersebut seperti pengeluaran alat tulis, bahan dan penggandaan materi termasuk honor jam mengajar tambahan di luar jam pelajaran, biaya transportasi dan akomodasi siswa/guru dalam rangka mengikuti lomba.
􀂾 Pembelian alat tulis, bahan, dan penggandaan materi dikenakan PPN dan PPh Psl 22 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan).
􀂾 Pembayaran honor panitia dan guru yang mengajar remedial/pengayaan dikenakan PPh Psl. 21 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan).

5. Membiayai ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan laporan hasil belajar siswa
􀂾 Dapat digunakan untuk membayar honor pengawas ulangan/ujian, penulis soal ujian, koreksi hasil ujian, panitia ujian, honor guru dalam rangka penyusunan rapor siswa, membeli bahan dan penggandaan soal dan lain-lain yang relevan dengan kegiatian tersebut.
􀂾 Pembelian alat tulis/bahan/penggandaan soal ujian/lain-lain, raport dll dikenakan PPN dan PPh Psl 22 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan).
􀂾 Pembayaran honor pengawas, penulis soal ujian, koreksi hasil ujian, panitia ujian serta honor guru/wali kelas dalam rangka pembuatan laporan evaluasi siswa dikenakan PPh Psl. 21 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan).

6. Membeli bahan-bahan habis pakai
􀂾 Digunakan untuk pembelian bahan pendukung proses belajar mengajar seperti buku tulis, kapur tulis, pensil, spidol, kertas, bahan praktikum, buku induk siswa, buku inventaris. Dana BOS dapat juga digunakan untuk membayar langganan koran, makanan dan minuman untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah.
􀂾 Untuk pembelian bahan pendukung proses belajar mengajar dikenakan PPN dan PPh Psl 22 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan).

7. Membayar langganan daya dan jasa
􀂾 Untuk membayar langganan listrik, air dan telepon yang ada di sekolah.
􀂾 Bila terdapat jaringan telepon dan listrik di sekitar sekolah dan sekolah belum berlangganan daya dan jasa tersebut, diperkenankan untuk memasang jaringan ke sekolah.
􀂾 Tidak diperkenankan untuk pembelian handphone dan membayar pulsa handphone.
􀂾 Jika tidak ada jaringan lstrik dan dirasakan diperlukan untuk kegiatan belajar mengajar, maka diperkenankan untuk membeli Genset.

8. Membayar biaya perawatan sekolah
􀂾 Digunakan untuk keperluan biaya perawatan ringan seperti pengecetan, perbaikan atap bocor, perbaikan pintu dan jendela, perbaikan mebeler, perbaikan sanitasi sekolah dan perawatan fasilitas sekolah lainnya.
􀂾 Perawatan ringan dilakukan dengan swakelola.
􀂾 Pembayaran honor pekerja berdasarkan upah kerja harian sesuai kehadiran dibuktikan dengan daftar hadir. Honor pekerja dikenakan PPh Psl 21 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan).
􀂾 Pengadaan bahan perawatan ringan dikenakan PPN dan PPh Psl 22 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan).

9. Membayar honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer.
􀂾 Untuk sekolah SD diperbolehkan untuk membayar honor tenaga yang membantu administrasi BOS.
􀂾 Bagi guru PNS di sekolah negeri yang mengajar di sekolah swasta diluar kewajiban jam mengajar di sekolah negeri diperlakukan sebagai tenaga pendidik honorer oleh sekolah swasta tersebut. Guru PNS yang ditugaskan oleh pemerintah di sekolah swasta, diperlakukan sebagaimana PNS di sekolah negeri.
􀂾 Tambahan insentif rutin bagi kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah.
􀂾 Honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer dikenakan PPh Psl. 21 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan). 10. Pengembangan Profesi Guru
􀂾 Dapat digunakan untuk membiayai kegiatan pelatihan, KKG/MGMP dan KKKS/MKKS. Pengeluaran untuk kegiatan tersebut seperti honorarium nara sumber, penulis naskah materi paparan, honor peserta, pengadaan alat tulis, bahan, penggandaan materi, transport, dan konsumsi dapat dipergunakan dari dana BOS.
􀂾 Pengadaan alat tulis/bahan/penggandaan materi dikenakan PPN dan PPh Psl 22 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan).
􀂾 Pembayaran honorarium narasumber, penulis naskah materi paparan, dan honor peserta dikenakan PPh Psl. 21 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan).

11. Memberi bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin yang menghadapi masalah biaya transport dari dan ke sekolah
􀂾 Dipergunakan untuk meringankan biaya transport dari dan ke sekolah bagi siswa miskin. Bantuan biaya transportasi tidak dikenakan pajak. Bantuan diberikan hanya kepada siswa yang karena biaya transportasi sehingga terancam tidak masuk sekolah. Komponen ini juga dapat berbentuk pembelian alat transportasi bagi siswa yang tidak mahal, misalnya sepeda, perahu penyeberangan dll. Alat ini menjadi inventaris sekolah.

12. Membiayai kegiatan dalam kaitan dengan pengelolaan BOS, seperti :
􀂾 ATK, penggandaan, surat menyurat, insentif bagi bendahara dalam rangka penyusunan laporan BOS dan biaya transporasi dalam rangka pengambilan dana BOS di Bank/PT Pos Indonesia (Persero).
􀂾 Untuk pembelian ATK dan penggandaan dikenakan PPN dan PPh Psl. 22 (lihatbutir C. tentang aturan perpajakan).
􀂾 Untuk honor penyusunan laporan dikenakan PPh Psl 21 (lihat butir C. Tentang aturan perpajakan).

13. Pembelian personal komputer untuk kegiatan belajar siswa, maksimum 1 set untuk SD dan 2 set untuk SMP.
􀂾 Pembelian PC dikenakan PPN dan PPh Psl 22 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan).

14. Bila seluruh komponen 1 s.d. 13 di atas telah terpenuhi pendanaannya dari BOS dan masih terdapat sisa dana maka sisa dana BOS tersebut dapat digunakan untuk membeli alat peraga, media pembelajaran, mesin ketik, dan mebeler sekolah.
􀂾 Untuk pembelian alat peraga, media pembelajaran dan mebeler sekolah dikenakan PPN dan PPh Psl. 22 (lihat butir C. tentang aturan perpajakan).

Catatan: Khusus untuk SMP Terbuka, dana BOS digunakan juga untuk:
a. Kegiatan pembelajaran, yaitu kegiatan-kegiatan yang terkait dengan proses belajar mengajar, meliputi kegiatan:
􀂾 Supervisi oleh Kepala Sekolah, diberikan sebesar Rp 110.000,-/bulan.
􀂾 Supervisi oleh Wakil Kepala SMP Terbuka, diberikan sebesar Rp 110.000,-/bulan.
􀂾 Kegiatan tatap muka di Sekolah Induk oleh Guru Bina, diberikan rata-rata sebesar Rp 100.000,-/bulan tetapi secara proporsional perlu disesuaikan dengan beban mengajarnya.
􀂾 Kegiatan pembimbingan di TKB oleh Guru Pamong, diberikan masing-masing sebesar Rp 110.000,-/bulan.
􀂾 Kegiatan administrasi ketatausahaan oleh petugas Tata Usaha (1 orang), diberikan sebesar Rp 60.000,-/bulan.
􀂾 Pengelolaan kegiatan pembelajaran oleh Pengelola TKB Mandiri diberikan maksimum sebesar Rp 110.000,-/bulan. Pembayaran honorarium tersebut dikenakan PPh Psl. 21 (lihat butir C. Tentang aturan perpajakan).
b. Bahan dan ATK, yaitu keperluan alat tulis, rapor, buku induk, ulangan harian, ulangan umum dan ujian akhir bagi siswa, baik di TKB Reguler maupun di TKB Mandiri. Besar anggaran yang diberikan kepada TKB Mandiri dapat disepakati antara SMP Induk dan Pengelola TKB Mandiri, dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.
c. Biaya transportasi Guru Bina dan Guru Pamong dari SMP Induk ke TKB dan sebaliknya disesuaikan dengan kondisi geografis dan sarana transportasi, yaitu:
􀂾 Transportasi Guru Bina ke TKB.
􀂾 Transportasi Guru Pamong ke Sekolah Induk.
􀂾 Transportasi Kepala Sekolah dan Wakil Kepala SMP Terbuka dalam rangka supervisi ke TKB. d. Transportasi Pengelola TKB Mandiri ke Sekolah Induk dalam rangka koordinasi, konsultasi, dan pelaporan.

Sumber : Buku Panduan BOS 2009

About these ads

22 Balasan ke Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)

  1. braintoberich mengatakan:

    tolong agar di tindak lanjuti dana BOS di SD Pataruman Jl. Siliwangi GG.Laksana 2 Cianjur. BAnyak masuk ke kantong Kepala Sekolah.
    AN. (DEwan Guru)

  2. Salut mengatakan:

    dilapangan penggunaan BOS tidak transparan dan pihak guru tidak ada yang diajak / dilibatkan dalam anggaran dan penggunaan BOS, gimana nihn?

  3. Salut mengatakan:

    tolong kirim tim BPK atau KPK yang benar-benar tidak melirik sebelah mata !Minta dimonitor SMPN yang ada di Kota Bandung!(smpn50)TIDAK TRANSPARAN DALAM PENGGUNAAN BOS!banyak dana Bos yang tidak disalurkan sesuai dengan juklak dan juknis!

  4. kii mengatakan:

    dana bos yezzz.karna dapat mmbantu tenaga pendidik tpi tolong diperhatikan penyalurannya karna banyak dana yang masuk dikantong kepala sekolah

  5. ardi mengatakan:

    BETUL PAK-TAPI JANGAN LUPA BUKTI=BUKTI HARUS AKURAT.

  6. purjiyo mengatakan:

    makasih infonya

  7. Farhan mengatakan:

    Tolong publish-kan contoh LPJ BOS untuk SMP swasta. Terima kasih.

  8. Piter mengatakan:

    Dana BOS untuk Bos. Anak buah dapat “Marah aja cukup”

  9. dewan guru mengatakan:

    tolong diperiksa lebih rinci penggunaan dana BOS di SMP YAPIS Jln Ahmad Yani 1 Bogor.karena banyak kejanggalan dalam pemberian honor serta pengeluaran dana untuk kegiatan ekstrakurikuler dalam mengikuti perlombaan

  10. dewan guru mengatakan:

    tolong diperiksa lebih rinci penggunaan dana BOS di SMP YAPIS Jln Ahmad Yani 1 Bogor.karena banyak kejanggalan dalam pemberian honor serta pengeluaran dana untuk kegiatan ekstrakurikuler dalam mengikuti sebuah kegiatan diluar sekolah

  11. andi mengatakan:

    saya ingin menanyakan,
    1. apakah dana BOS itu boleh digunakan untuk membangun mushola di sekolah?,
    2, apakah manfaat ya dana BOS untuk murid2 SD apa saja pa
    itu saja pertanyaan saya, kurang lebih ya saya ucapkan terima kasih

  12. astra mengatakan:

    Apa beda bahan habis pakai dan ATK

  13. Anwar mengatakan:

    Tolong dikirimi contoh kuitansi untuk laporan pertanggungjawaban dana bos.

  14. Sartana mengatakan:

    mohon bantuan sekiranya dalam menentukan standar minimal untuk pembayaran honor GTT/PTT secara umum sehingga di dalam pemberian honor tdk berlebihan atau terlalu kecil,sebab di panduan BOS 2010 HONOR/Perbulan kurang dari 1,3 jt tdk kena pajak.

  15. yane mengatakan:

    apakah buku2 paket & LKS untuk SD diberikan pinjaman oleh pemerintah ? apakh termasuk pelanggaran apabila ada sekolah yang masih meminta orto membeli sendiri buku2 paket tsb ?

  16. AGUS mengatakan:

    tentang atuaran pajak pph dan ppn hafal, tapi aturan perhitungan masih bingung, tolong dijabrkan !!! Trimakasih

  17. dewan guru mengatakan:

    di smpn4 padang jaya, penggunaan dana bos tdk ada yg tau slain kepsek dan bndahara bos. Guru minta sesuatu untk mendukung kbm, kepsek marah.

  18. sagung mengatakan:

    Kemendiknas membuka jalur pengaduan pak. Silakan diadukan aja di
    Ditptksd (untuk SD)
    0800 140 1276 (bebas pulsa)

    Dit plp (untuk SMP)
    0800 140 1299 (bebas pulsa)

  19. sagung mengatakan:

    Ada Software pelaporan Penggunaan Dana BOS di
    http://www.siapbos.net

  20. adi silalahi mengatakan:

    jangan terlalu rakus sama uang

  21. diah komalasari mengatakan:

    smpn 1 cikarang selatan diminta uang pembangunan. aneh yah katanya ada BOS. bahkan d dpn skolah ada spanduk yg brtuliskan SEKOLAH INI MENDUKUNG BOS

  22. Elly mufidah mengatakan:

    Anda kekurangan waktu dalam membuat laporan dana BOS? merasa tugas utama sebagai pengajar terbengkalai karena sibuk oleh laporan dana BOS???
    SIMBOS solusinya….
    Pertama danSatu satunya software dana BOS yang dibuat bersama manager BOS. Sejak 2008. terdaftar di HAKI.
    Dijamin 100% sama dengan juknis BOS terbaru. Layanan memuaskan. gratis update format BOS terbaru selama 2 tahun

    http://www.simbos.web.id
    0812 3161 5445

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: